Senin, 16 Desember 2019

NAMA : Deris Faradila Wini Putri
KELAS : XI TKJ 1
NO. ABSEN : 09

Soal remidi PKK kelas XI TKJ, pengumpulan terakhir jam 12 malam!! 

Apa yang dimaksud dengan prinsip keadilan dalam HAKI?
Apa yang dimaksud dengan HAK PATEN?
Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam membuat kemasan produk adalah. ...
Apa syarat kemasan produk?
Jelaskan apa maksud produk sudah berstandar SNI, beri contoh di sekitarmu
Apa yang dimaksud dengan prinsip ekonomi dalan HAKI
Apa yang dimaksdu dengan HAK MEREK
Apa faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam membuat desain produk
Apa fungsi kemasan?
Beri penjelasan tentang analisis SWOT?


JAWABAN

Prinsip keadilan merupakan suatu perlindungan hukum bagi pemilik suatu hasil dari  kemampuan intelektual, sehingga memiliki kekuasaan dalam penggunaan hak atas kekayaan intelektual terhadap karyanya.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2001 Pasal 1 Ayat 1, Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada Inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya.
- Efektivitas
- Keamanan Pangan (Food Safety)
- Desain Aergonomis
- Mudah Dikenali
- Mudah dalam Pengangkutan dan Pengiriman (Easy Delivery)
- Faktor Keindahan (Artwork)
- Faktor Informasi dan Promosi
- Tidak ada toksin
Tidak mengandung bahan-bahan yang dapat membahayakan kesehatan manusia, maka bahan dasar dari sebuah kemasan menjadi hal yang sangat penting untuk memproduksi produk.
- Biaya rendah
Biasanya untuk mempertahankan produk agar dapat terjangkau oleh daya beli konsumen, produsen menurunkan atau menekan biaya pengemasan sampai batas tertentu, tetapi kemasan dapat digunakan lagi. Hal ini penting karena konsumen akan memilih produk yang sama dengan harga yang lebih rendah.
- Harus cocok dengan bahan yang dikemas
Memilih kemasan yang salah dapat berakibat merugikan. Contohnya, salah satu produk jenis makanan yang harusnya menggunakan kemasan yang bening atau transparan, tetapi dilakukan sebaliknya, sehingga harus membuka terlebih dahulu untuk mengetahui isi kemasan, dan hal ini akan merusak segel serta menurunkan nilai jual produk.
- Kemudahan pembuangan kemasan bekas
Pada umumnya kemasan bekas adalah sampah dan menjadi permasalahan yang perlu ditangani. Biasanya produsen membuat produk yang dikemas dengan praktis, dan dapat digunakan kembali atau bisa didaur ulang untuk menarik minat pembeli.
- Harus menjamin sanitasi dan syarat-syarat kesehatan
Persyaratan sanitasi yang baik harus dipenuhi, walaupun bahan dasar sebuah kemasan tidak mengandung toksin. Tujuan adanya persyaratan ini agar menjamin kemasan tersebut sudah lulus dan sesuai peraturan yang tidak membahayakan kesehatan manusia.
- Kemudahan dan keamanan dalam mengeluarkan isi
Kemasan produk yang berguna untuk melindungi isi produk harus memiliki karakteristik untuk mempermudah mengambil isi produk di dalam kemasan dan aman. Artinya, tidak banyak produk yang terbuang, tersisa atau tercecer.
- Ukuran, berat dan bentuk harus sesuai
Ukuran kemasan perlu diperhatikan, karena berhubungan erat dengan penanganan selanjutnya seperti penyimpanan, pengangkutan maupun sebagai alat untuk menarik perhatian. Akan lebih baik kemasan didesain untuk menarik konsumen, dan berat kemasan dibuat sesuai dengan produk untuk mengurangi energi dan biaya pengangkutan.
- Syarat-syarat khusus kemasan yang baik
Dari semua persyaratan sebelumnya, pada persyaratan ini maka produk harus disesuaikan dengan kategori dan penanganan yang cocok dari isi produk hingga tempat untuk menyimpan produk. Contohnya, kemasan sayuran untuk daerah tropis memiliki persyaratan yang berbeda
SNI (Standar Nasional Indonesia) adalah standar nasional indonesia atau sistem manajemen mutu untuk produk yaitu, standar yang mengatur apakah proses suatu produk yang dihasilkan telah memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh standar indonesia.
Contoh : Tepung terigu, menjadi satu dari produk yang harus memiliki SNI wajib menurut Permenperin No. 35 tahun 2011 dan SNI 3751:2009. Tepung terigu harus memiliki ukuran standar seperti keadaan bentuk, nau dan warna. Lalu serangga, kehalusan, kadar air, kadar abu, kadar protein, keasaman dan kandungan besi, vitamin B1 dan B2, Asam folat, yang terkandung didalam tepung terigu itu.
Dalam prinsip ekonomi, hak intelektual berasal dari kegiatan kreatif dari daya pikir manusia yang memiliki manfaat serta nilai ekonomi yang akan member keuntungan kepada pemilik hak cipta.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 Pasal 1 Ayat 1 Merek adalah tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa.
Jadi merek merupakan tanda yang digunakan untuk membedakan produk (barang dan atau jasa) tertentu dengan yang lainnya dalam rangka memperlancar perdagangan, menjaga kualitas, dan melindungi produsen dan konsumen.
- Faktor pengamanan, produk harus melindungi produk terhadap berbagai kemungkinan yang dapat menjadi penyebab timbulnya kerusakan barang.
- Faktor ekonomi, Perhitungan biaya produksi yang efektif termasuk pemilihan bahan, sehingga biaya tidak melebihi proporsi manfaatnya.
- Faktor pendistribusian, Kemasan harus mudah didistribusikan dari pabrik ke distributor atau pengecer sampai ke tangan konsumen.
- Faktor komunikasi, Sebagai media komunikasi kemasan menerangkan dan mencerminkan produk, citra merek, dan juga bagian dari produksi dengan pertimbangan mudah dilihat, dipahami
dan diingat.
- Faktor ergonomi, Pertimbangan agar kemasan mudah dibawa atau dipegang, dibuka dan mudah diambil.
- Faktor estetika, Keindahan pada kemasan merupakan daya tarik visual yang mencakup pertimbangan penggunaan warna, bentuk, merek atau logo, ilustrasi, huruf, tata letak atau layout, dan maskot . Tujuannya adalah untuk mencapai mutu daya tarik visual secara optimal.
- Faktor identitas, Secara keseluruhan kemasan harus berbeda dengan kemasan lain, memiliki identitas produk agar mudah dikenali dan dibedakan dengan produk-produk yang lain.
- Faktor promosi, Kemasan mempunyai peranan penting dalam bidang promosi, dalam hal ini kemasan berfungsi sebagai silent sales person. Peningkatan kemasan dapat efektif untuk menarik perhatian konsumen-konsumen baru.
- Faktor lingkungan, Kita hidup di dalam era industri dan masyarakat yang berpikiran kritis. Dalam situasi dan kondisi seperti ini, masalah lingkungan tidak dapat terlepas dari pantauan kita. Trend dalam masyarakat kita akhir-akhir ini adalah kekhawatiran mengenai polusi, salah satunya pembuangan sampah. Salah satunya yang pernah menjadi topik hangat adalah styrofoam. Pada tahun 1990 organisasi-organisasi lingkungan hidup berhasil menekan perusahaan Mc Donalds untuk mendaur ulang kemasan-kemasan mereka. Sekarang ini banyak perusahaan yang menggunakan kemasan-kemasan yang ramah lingkungan (environmentally friendly ), dapat didaur ulang (recyclable ) atau dapat dipakai ulang (reusable).

1) Melindungi dan mengawetkan produk ,

Melindungi produk dari benturan dg benda disekitar produk , melindungi dari kotoran atau mikroba

2) Sebagai identitas produk

3) Sebagai wadah agar produk tidak tercecer terutama untuk produk yg berupa cairan

4) Meningkatkan efisien / memudahkan dalam perhitungan

5) Memberi kenyamanan bagi pemakai

6) Menambah daya tarik konsumen

7) Sarana informasi atau iklan

8) Memperluas pemasaran

9) Melindungi produk" lain disekitar produk tersebut , maksudnya , misal produk itu bahan kimia berbahaya , kemasan bisa melindungi produk lain yg berdekatan dg produk tersebut 

SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, dan threats).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar